Model PM-AAS di Banten Buktikan Kenaikan Produksi 100 Persen
Serang, 05/08/2026, - BRMP Banten buktikan Model PM-AAS meningkatkan produksi padi sebesar 100 persen. Hasil yang diperoleh melalui varietas padi Inpari 42 pada lahan IP2MP Singamerta adalah 8.8 ton. Pada musim sebelumnya di lahan yang sama hanya rata-rata menghasilkan 4 ton/ha.
Hasil 8.8 ton tersebut merupakan hasil ubinan BPS langsung pada lokasi panen. “Kenaikan ini sangat signifikan sehingga diyakini mampu mendukung keberlanjutan swasembada pangan,” ucap Andry Polos, S.Kom., M.Si., Plt. Kepala BRMP Banten.
Melalui PM-AAS, ada perbaikan unsur hara tanah karena ada pemberian pupuk organik sesuai rekomendasi yaitu 3 ton per ha. Selain itu ada pemberian biochart yang berfungsi memperbaiki kondisi lahan. Sebelumnya, di lokasi terdeteksi pH tanah asam sehingga telah dilakukan penambahan dolomit/kapur pertanian.
Tahapan pada pertanaman PM-AAS dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip PM-AAS, yaitu pertama, tanam rapat dalam baris. Kedua, pemanfaatan teknologi digital. Ketiga, mekanisasi pertanian. Keempat, pengelolaan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Kelima, Tanam Benih Langsung (Tabela) dan pengelolaan budidaya secara terpadu. Keenam, pendekatan spesifik lokasi.