Demfarm BRMP Banten Buktikan Produktivitas Meningkat Melalui Efisiensi Pemupukan
Pandeglang, 7/7/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten membuktikan peningkatan produktivitas padi meskipun melalui penerapan efisiensi pemupukan. Hal itu terlihat saat melaksanakan Panen Demfarm padi Kegiatan Perakitan Teknologi Terapan Pertanian Adaptif dan Modern di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Demfarm yang dilaksanakan pada lahan seluas 2 Ha menggunakan varietas Inpari 32 HDB dengan penerapan pola tanam Jajar Legowo 2:1. Kegiatan ini mengimplementasikan Layanan Konsultasi Padi (LKP) 2.0, yaitu sistem rekomendasi pemupukan berbasis data historis penggunaan pupuk, kondisi lahan, dan hasil panen, sehingga dosis pupuk yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman secara lebih tepat.
Hasil ubinan menunjukkan produktivitas 6 - 6.9 ton gabah kering panen (GKP) per hektare, meningkat dibandingkan musim tanam sebelumnya, yang hanya mencapai 5,3 - 5,5 ton/ha. Peningkatan hasil tersebut diperoleh meskipun penggunaan pupuk lebih rendah dibandingkan dosis yang selama ini biasa diterapkan oleh petani. Hal ini menunjukkan bahwa pemupukan yang tepat sasaran lebih efektif dibandingkan penggunaan pupuk secara berlebihan.
Plt. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten, Andry Polos, S.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa penerapan teknologi adaptif pada demfarm ini menjadi salah satu strategi BRMP Banten dalam memperkenalkan inovasi yang mudah diterapkan petani. Menurutnya, pemanfaatan rekomendasi berbasis data seperti LKP 2.0 mampu meningkatkan efisiensi penggunaan sarana produksi tanpa mengurangi produktivitas, bahkan mampu memberikan hasil panen yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, BRMP Banten berharap inovasi teknologi pertanian adaptif dapat semakin luas diadopsi oleh petani. Penerapan budidaya yang berbasis teknologi, efisien, dan ramah lingkungan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya usaha tani, serta mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.