• Jl. Raya Ciptayasa KM 01
  • (0254) 281055 / HP. 0812-3824-6261
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Warta
      • Warta Pertanian
      • Warta Perkebunan
    • Teknik Budidaya
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
277 dilihat       04 Oktober 2024

Perkuat Basis Data, BSIP Banten Bersinergi Kawal Pemetaan Polygon yang Presisi

Pandeglang – BSIP Banten selaku bagian Tim Satgas Antisipasi Darurat Pangan bersinergi dengan anggota Tim lainnya dalam pelaksanaan Workshop Pembuatan Polygon PAT Lingkup Kabupaten Pandeglang. Workshop dilaksanakan oleh Sekretariat Ditjen Perkebunan selaku Unit Kerja Penanggungjawab Satgas Antisipasi Darurat Pangan Provinsi Banten.
 
Workshop dilaksanakan selama dua hari berturut-turut di Hotel Horison Altama Pandeglang (1-2/10/2024).
Pelaksanaan workshop terkait dengan pelaksanaan program utama Kementan, yaitu Penambahan Area Tanam (PAT), Optimalisasi Lahan Rawa (OPLAH), dan Pompanisasi. Khusus Provinsi Banten, hanya melaksanakan Program PAT dan Pompanisasi.
 
Salah satu indikator kinerja program tersebut adalah dengan pemetaan geospasial yang akurat melalui poligon sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dengan transparan kepada pemangku kebijakan maupun seluruh masyarakat Indonesia.
 
Workshop tersebut dihadiri Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Pemanfaatan SDM Marginal Dr. Ani Mulyani, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang Dr. Nasir, SP., MBA., MP, dan Kepala BPSIP Banten Dr. Ismatul Hidayah, SP, M. Si beserta tim, dan tim dari Sekretariat Direktorat Jenderal Perkebunan. Peserta workshop adalah para penyuluh pertanian lapangan selaku penanggung jawab polygon di 35 kecamatan lingkup Kabupaten Pandeglang.
 
Dr. Nasir menghimbau agar para penyuluh harus fokus dalam menuntaskan tugas pemetaan polygon selama dua hari ke depan. “Selain pemetaan, tugas para penyuluh juga harus memonitoring dan menyampaikan pada poktan penerima pompa agar mempunyai kesadaran bersama, mengunakan pompa dengan adil, tidak hanya untuk beberapa orang dalam kelompok.” ungkap Dr. Nasir.
 
Selain pemaparan materi, peserta workshop juga langsung melakukan praktek pembuatan polygon untuk wilayahnya masing-masing didampingi para petugas dari BSIP Banten. Materi pendampingan berupa cara menempatkan titik pompa, membuat peta poligon, menarik data luasan peta poligon, dan melaporkan capaian pemetaan.
 
Pendampingan terhadap penyuluh selama proses workshop berlangsung dinilai sangat membantu percepatan penyusunan data geospasial. Dr. Ani Mulyani mengingatkan penyuluh untuk memastikan kegiatan tanam untuk PAT dan kesesuaian titik kooordinat pompa.
 
BSIP Banten senantiasa memberikan dukungan penuh untuk kelancaran program Pompanisasi dan PAT di Provinsi Banten. “Kita semua harus bertanggungjawab mensukseskan program Kementan yaitu pompanisasi dan PAT. Saat ini luas total panen Provinsi Banten sebesar 213.800 hektar dengan IP sekitar 1,5. Dengan pompanisasi, diharapkan dapat menambah PAT dan meningkatkan IP,” jelas Dr. Isma.
 
Workshop ini menjadi bukti sinergi semua pihak dalam menjaga keamanan pangan nasional, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan sistem pelaporan yang akuntabel. Hasil pemetaan yang presisi akan menjadi dasar dalam berbagai kebijakan strategis terkait pangan di Indonesia.
Prev Next

- BSIP Banten


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di BRMP Banten
    12 Mar 2026 - By BSIP Banten
  • Thumb
    Kota Serang Gunakan Benih Bermutu Produksi BRMP Banten
    11 Mar 2026 - By BSIP Banten
  • Thumb
    Belajar Pertanian Modern, Siswa PKL BRMP Banten Panen Pakcoy Hidroponik
    10 Mar 2026 - By BSIP Banten
  • Thumb
    Dorong Produktivitas, BRMP Banten Salurkan 300 Kg Benih Padi ke Petani Kota Serang
    10 Mar 2026 - By BSIP Banten
  • Thumb
    BRMP Banten Perkuat Kapasitas KWT Walantaka Lewat Edukasi Budidaya Sayuran
    06 Mar 2026 - By BSIP Banten

tags

BSIP PAT Poligonisasi bpsip banten

Kontak

(0254) 281055 / HP. 0812-3824-6261
(0254) 282507
[email protected]

Jl. Ciptayasa KM 01
Ciruas, Kabupaten Serang
Provinsi Banten
Indonesia

42182

https://banten.brmp.pertanian.go.id/

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Banten. All Right Reserved