Dari Strategi ke Aksi, BRMP Banten Kawal Swasembada Pangan Berkelanjutan
Serang, 19/2/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten terus berperan aktif dalam melakukan aksi nyata dalam mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Hal ini dibahas dalam kegiatan Strategi Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Banten yang melibatkan pemangku kepentingan pusat dan daerah.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Banten, Tiurmauli Silalahi, S.P., M.M. selaku Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan, dan diikuti oleh Plt. Kepala BRMP Banten Andry Polos, S.Kom., M.Si., beserta tim, serta Dinas Pertanian Provinsi Banten.
Provinsi Banten menerjemahkan target swasembada pangan nasional ke dalam sasaran yang terukur di setiap kabupaten/kota. Target luas tanam reguler terbesar berada di Kabupaten Pandeglang (176.882 ha), Lebak (154.963 ha), Serang (143.437 ha), dan Tangerang (94.283 ha). Wilayah kota juga turut berkontribusi melalui Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kota Tangerang.
Strategi keberlanjutan swasembada panganjuga dilakukan melalui penguatan produksi padi gogo dan cetak sawah, dengan target padi gogo terbesar di Pandeglang dan Lebak, serta target cetak sawah masing-masing 500 ha di kedua kabupaten tersebut yang didukung oleh pembentukan Brigade Pangan.
Dalam diskusi, Kepala BRMP Banten menegaskan bahwa dukungan swasembada pangan berkelanjutan dilakukan melalui modernisasi pertanian, diseminasi teknologi, pendampingan kelembagaan, serta penguatan perencanaan berbasis data. Sinergi antara BRMP Banten, pemerintah daerah, penyuluh, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menjaga keberlanjutan swasembada pangan di Provinsi Banten.