BRMP Banten Sampaikan Langkah-Langkah Percepatan Tanam Padi di Kab. Serang
Serang, 16/02/2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten menggelar rapat koordinasi percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Serang sebagai sarana untuk menyampaikan langkah-langkah strategis dalam mempercepat realisasi tanam padi di wilayah ini. Rapat dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting yang diikuti sekitar 80 peserta, terdiri dari koordinator penyuluh (Korluh), Penyuluh Daerah, serta Penyuluh BRMP Banten. Rapat ini digelar pasca penunjukan Kepala BRMP Banten sebagai penanggungjawab Swasembada Pangan Kab. Serang.
Plt. Kepala BRMP Banten, Andry Polos, S.Kom., M.Si, dalam paparannya menegaskan bahwa percepatan LTT merupakan bagian penting dari program strategis Swasembada Pangan Nasional. Kabupaten Serang memiliki target LTT Februari 2026 sebesar 12.657 ha, sementara realisasi per 15 Februari baru mencapai 2.774,43 ha atau 21,92%. Data Siscrop menunjukkan masih terdapatnya lahan fase air dan bera yang sangat potensial untuk percepatan tanam. Oleh karena itu, langkah-langkah yang diperlukan berupa: optimalisasi pendataan lapangan, pemanfaatan alsintan dan varietas unggul baru terutama varietas genjah, penerapan teknologi budidaya modern seperti Jarwo Super dan tanam culik, serta penajaman alur pelaporan antara penyuluh, dinas, dan BRMP agar pengambilan keputusan lebih cepat dan tepat.
Sesi diskusi dipandu oleh Nofri Amin, S.ST, MP sebagai Ketua Kelompok Pendampingan Modernisasi Pertanian. Kelsi Penyuluhan Provinsi Banten, H. Marin, menekankan bahwa penyuluh harus aktif, adaptif, dan responsif dalam menggerakkan petani untuk segera tanam serta melakukan monitoring harian perkembangan LTT. H. Marin menegaskan bahwa capaian LTT juga menjadi indikator kinerja penyuluh di lapangan. Katimker Penyuluhan Provinsi Banten, Agung Saputra, SP menambahkan tentang pentingnya koordinasi meski dalam masa libur, serta perlunya strategi pelaporan yang lebih intensif. Agung optimis angka tanam akan bergerak cepat pada pertengahan bulan.
Katimker Penyuluhan Kab. Serang, Ikhsanudin, menambahkan bahwa percepatan tanam perlu didorong melalui strategi tanam 14 hari setelah panen, dengan dukungan kondisi alam, alsintan, dan infrastruktur yang memadai. Ikhsanudin berharap kolaborasi korluh dan penyuluh mampu meningkatkan angka tanam sehingga target LTT Kabupaten Serang tahun 2026 sebesar 12.657 ha dapat tercapai.
Menutup rapat, Kepala BRMP Banten menegaskan pentingnya kelengkapan data untuk memudahkan monitoring serta konsolidasi lapangan jika ditemukan kendala.
Dengan sinergi semua pihak, percepatan LTT di Kabupaten Serang diharapkan berjalan optimal dan mendukung Swasembada Pangan Nasional.