Temu Wicara Petani, BRMP Dorong Normalisasi Irigasi
Serang, 24/4/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten menghadiri kegiatan temu wicara bersama kelompok tani di Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, dengan fokus pada normalisasi saluran irigasi sebagai upaya mendukung keberlanjutan swasembada pangan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Kepala BBWS Cidanau, Ciujung, dan Cidurian (BBWSC3), Kepala Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, unsur Muspika, penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai desa.
Dalam forum tersebut, para petani menyampaikan sejumlah permasalahan utama terkait kondisi irigasi di wilayah Desa Kebon, khususnya pada aliran Kali Peng. Saluran sepanjang sekitar 2.300 meter dengan lebar awal 3 meter mengalami pendangkalan dan penyempitan hingga tersisa sekitar 1 meter akibat tidak terawat selama puluhan tahun. Kondisi ini menyebabkan kekurangan air pada musim kemarau di lahan sekitar 550 hektare, serta berpotensi menimbulkan banjir saat musim hujan. Selain itu, banyak saluran irigasi tersier yang mengalami kerusakan dan pendangkalan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan komitmen untuk segera mengusulkan pembangunan dan normalisasi jaringan irigasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Langkah ini dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Tirtayasa.
Sementara itu, pihak BBWSC3 merespons positif aspirasi masyarakat dan menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan instansi terkait, baik dari sektor pertanian, Kementerian PUPR, maupun pemerintah daerah dalam upaya perbaikan saluran irigasi yang dibutuhkan. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan penanganan permasalahan tersebut.
Kepala BRMP Banten Andry Polos menegaskan komitmennya untuk turut mengawal perbaikan jaringan irigasi sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan berkelanjutan. Selain itu, BRMP Banten juga mendorong agar setiap permasalahan di lapangan dapat segera disampaikan melalui penyuluh pertanian untuk mempercepat penanganan. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan petani, diharapkan upaya normalisasi irigasi dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian di Banten.