Koordinasi Pengembangan Hortikultura untuk Tekan Inflasi
Serang, 24/4/2026 — Direktur STO Hortikultura (Sayuran dan Tanaman Obat), Dr. Muhammad Agung Sunusi, S.P., M.Si., melaksanakan koordinasi dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten dalam rangka memperkuat strategi pengembangan komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang, guna mendukung pengendalian inflasi pangan di Provinsi Banten. Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala BRMP Banten Andry Polos, S.Kom., M.Si.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Provinsi Banten memiliki posisi strategis karena kedekatannya dengan Jakarta sebagai pusat konsumsi nasional. Oleh karena itu, pengembangan hortikultura di Banten diharapkan mampu berperan dalam menjaga stabilitas pasokan serta menekan fluktuasi harga komoditas strategis seperti cabai dan bawang.
Direktur STO Hortikultura menekankan pentingnya pembangunan sektor hortikultura secara terarah melalui peningkatan produksi dan produktivitas. Salah satu strategi yang didorong adalah penumbuhan champion hortikultura, yaitu petani unggulan yang mampu menjadi penggerak dalam menjaga kontinuitas produksi dan stabilitas harga di tingkat daerah.
Sebagai contoh, pada tahun sebelumnya telah dilakukan kegiatan penumbuhan champion di Kabupaten Lebak melalui pembangunan sumur penampung yang mampu mengairi sekitar 10–15 hektare lahan pertanaman cabai. Upaya ini dinilai efektif dalam mendukung keberlanjutan produksi, terutama dalam menghadapi keterbatasan sumber air.
Ke depan, pengembangan hortikultura di Banten juga diarahkan pada penumbuhan petani milenial sebagai pionir dalam budidaya cabai dan bawang. Melalui sinergi antara BRMP Banten dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan sektor hortikultura semakin berkembang dan mampu berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga di tingkat regional maupun nasional.