BRMP Banten Kawal Percepatan LTT Maret di Kabupaten Pandeglang
Pandeglang, 9/3/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten menggelar koordinasi percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) bulan Maret di Kabupaten Pandeglang yang berlangsung di CWS Penyuluh Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat strategi percepatan tanam guna memastikan target produksi tanaman pangan dapat tercapai secara optimal.
Koordinasi ini dihadiri oleh Kepala BRMP Banten Andry Polos, S.Kom., M.Si., diikuti Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Kabupaten Pandeglang Nuridawati, S.P., M.M., Ketua Kelompok Pendampingan dan Modernisasi Pertanian Nofri Amin, S.ST., M.P., Ketua Tim Kerja Pendampingan Wilayah II Ahmad Fauzan, S.ST., M.P.,Ketua Tim Kerja Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Pertanian Kabupaten Pandeglang Ira Darmawati, S.P., serta Tim Kerja Penyuluh Provinsi Banten dan Koordinator Penyuluh (Korluh) seluruh kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa target LTT Kabupaten Pandeglang bulan Maret mencapai 18.488 hektare. Sebelumnya, capaian LTT bulan Februari menunjukkan hasil yang sangat baik dengan realisasi 114 persen dari target 10.718 Ha. Hingga saat ini, realisasi tanam bulan Maret telah mencapai 5.242 Ha.
Menghadapi periode tanam berikutnya, peserta rapat juga membahas potensi berkurangnya curah hujan karena memasuki musim kemarau pada bulan April. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif untuk mengoptimalkan sumber air serta memperkuat strategi percepatan melalui perencanaan tanam, optimalisasi budidaya dan produksi, serta mitigasi risiko di lapangan.
Dalam arahannya, Kepala BRMP Banten Andry Polos menegaskan bahwa BRMP berperan sebagai koordinator wilayah dan perpanjangan tangan Kementerian Pertanian di daerah, yang bertugas mengawal program kementerian, mempercepat bantuan pemerintah, serta memfasilitasi koordinasi antara pusat dan daerah. Melalui penguatan pendampingan dan diseminasi informasi pertanian, diharapkan percepatan LTT di Kabupaten Pandeglang dapat berjalan optimal dan mendukung keberlanjutan swasembada pangan di Provinsi Banten.