BRMP Banten dan Pemprov Banten Perkuat Sinergi Pembangunan Pertanian
Serang, 4/12/25 — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten menggelar pertemuan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi H., S.STP., M.Si., serta Dinas Pertanian Provinsi Banten. Agenda utama pertemuan ini adalah memperkuat sinergi pembangunan sektor pertanian di wilayah Banten.
Dalam arahannya, Sekda Banten menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah agar program pertanian berjalan efektif. “Kolaborasi pusat dan daerah harus berjalan kuat, saling menguatkan. Bukan hanya bekerja bersamaan, tetapi bekerja bersama-sama,” ujar Sekda.
Dinas Pertanian Provinsi Banten yang diwakili oleh Saiful Bahri Maemun, S.P., M.M., selaku Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian sekaligus Plt. Kabid Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Pertanian, menyampaikan bahwa koordinasi dengan BRMP Banten selama ini berjalan baik. Berbagai program strategis telah didampingi bersama, mulai dari percepatan tanam, penyediaan sarana prasarana, hingga penanganan kebutuhan teknis di lapangan. “Sinergi selalu kami lakukan agar seluruh program pertanian dapat berjalan optimal,” jelasnya.
Kepala BRMP Banten, Dr. Suharyanto, S.P., M.P., memaparkan dukungan Kementerian Pertanian melalui program strategis seperti peningkatan indeks pertanaman (IP), pengembangan varietas unggul baru (VUB) padi, serta kebijakan nasional berupa penurunan harga pupuk subsidi dan penetapan HET gabah. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat daya saing petani dan mendorong swasembada pangan. Dr. Suharyanto juga menjelaskan implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 mengenai pendayagunaan penyuluh pertanian, di mana penyuluh dialihkan di bawah koordinasi
Kementerian Pertanian. Di Provinsi Banten, sebanyak 636 penyuluh telah dialihkan.
Menutup pertemuan, Sekda Banten menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga. Ia berharap sinergi ini dapat memperkuat produktivitas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Provinsi Banten.